Apa itu Cuti?

Cuti Akademik adalah pembebasan mahasiswa dari kewajiban mengikuti kegiatan akademik selama jangka waktu tertentu. Cuti secara keseluruhan dapat diberikan sebanyak-banyaknya empat semester dan sekurang-kurangnya satu semester, dengan catatan tidak diambil lebih dari dua semester berturut-turut. Informasi Lebih Lanjut Silahkan Kunjungi BAAK.

1. Ketentuan / Syarat Pengajuan Cuti Akademik:
• Mahasiswa sudah menginjak semester ke-3 (tingkat II);
• Mahasiswa belum mengisi dan / atau mengambil KRS sampai dengan batas akhir pengambilan KRS;
• Pengurusan cuti akademik diajukan sebelum masa pengurusan cuti akademik berakhir (lihat kalender akademik semester yang bersangkutan);
• Membayar biaya cuti akademik sebesar Rp. XX.000 untuk satu semester (bagi yang belum membayar uang kuliah semester) yang bersangkutan;
• Mahasiswa dinyatakan sah cuti akademik jika sudah mendapat Surat Keterangan Cuti Akademik yang dikeluarkan oleh BAAK;
• Pengurusan cuti akademik ini dapat diwakilkan.

2. Prosedur Pengajuan Cuti Akademik:
a. Mahasiswa mengambil formulir permohonan cuti yang disediakan di BAAK
b. Formulir diisi dengan benar dan dilampiri dengan :
• Surat izin dari Orang tua /Wali
c. Formulir dan lampiran-lampirannya diserahkan kembali ke BAAK. Setelah mendapat persetujuan dari kepala BAAK, formulir dibawa ke Bagian Keuangan untuk mendapatkan blanko pembayaran cuti akdemik
d. Membayar uang cuti pada Bank yang ditunjuk
e. Membawa foto copy pembayaran cuti dan seluruh berkas permohonan cuti ke BAAK;
f. Mahasiswa akan mendapatkan Surat Keterangan Cuti Akademik
g. Bagi mahasiswa yang sudah membayar uang kuliah, uang cuti dapat dibayarkan dengan memotong uang kuliah yang sudah dibayarkan, yaitu dengan melampirkan bukti pembayaran uang kuliah ASLI pada formulir permohonan cuti dan mengurus penyelesaian pembayaran cuti tersebut ke Bagian Keuangan. Selanjutnya mahasiswa mengikuti prosedur (e) dan (f)
h. Bagi mahasiswa yang DICUTIKAN karena tidak mengambil KRS sampai dengan batas waktu yang ditentukan, uang cuti dapat dibayarkan dengan memotong uang kuliah yang sudah dibayarkan. Mahasiswa yang DICUTIKAN harus tetap mengikuti prosedur cuti dan melampirkan bukti pembayaran uang kuliah ASLI pada permohonan cuti dan mengurus penyelesaian pembayaran cuti tersebut ke Bagian Keuangan. Selanjutnya mahasiswa mengikuti prosedur (e) dan (f)
i. Mahasiswa yang tidak mempunyai KRS tetapi tidak mengajukan permohonan cuti sampai dengan batas waktu yang ditentukan dinyatakan TIDAK AKTIF kuliah.

* Informasi Lebih lanjut bisa diperoleh pada layanan ICU Fakultas Teknik

Cuti Akademik

Cuti Akademik adalah pembebasan mahasiswa dari kewajiban mengikuti kegiatan akademik selama jangka waktu tertentu. Cuti secara keseluruhan dapat diberikan sebanyak-banyaknya empat semester dan sekurang-kurangnya satu semester, dengan catatan tidak diambil lebih dari dua semester berturut-turut.

Ketentuan / Syarat Pengajuan Cuti Akademik:
• Mahasiswa sudah menginjak semester ke-3 (tingkat II);
• Mahasiswa belum mengisi dan / atau mengambil KRS sampai dengan batas akhir pengambilan KRS;
• Pengurusan cuti akademik diajukan sebelum masa pengurusan cuti akademik berakhir (lihat kalender akademik);
• Membayar biaya cuti akademik sebesar Rp XX.000,- untuk satu semester;
• Mahasiswa dinyatakan sah cuti akademik jika sudah mendapat Surat Keterangan Cuti Akademik yang dikeluarkan oleh BAAK;
• Pengurusan cuti akademik ini dapat diwakilkan.

* Informasi Lebih lanjut bisa diperoleh pada layanan ICU Fakultas Teknik

Prosedur Pengajuan Cuti Akademik

Prosedur Pengajuan Cuti Akademik:
1. Mahasiswa mengambil formulir permohonan cuti yang disediakan di BAAK;
2. Formulir diisi dengan benar dan dilampiri dengan :
• Surat ijin cuti dari orang tua / wali
3. Formulir dan lampiran-lampirannya diserahkan kembali ke BAAK. Setelah mendapat persetujuan dari kepala BAAK, formulir dibawa ke Bagian Keuangan kampus untuk mendapatkan blanko pembayaran cuti akdemik;
4. Membayar uang cuti pada Bank yang ditunjuk;
5. Membawa foto copy pembayaran cuti dan seluruh berkas permohonan cuti ke BAAK;
6. Mahasiswa akan mendapatkan Surat Keterangan Cuti Akademik;
7. Bagi mahasiswa yang sudah membayar uang kuliah, uang cuti dapat dibayarkan dengan memotong uang kuliah yang sudah dibayarkan, yaitu dengan melampirkan bukti pembayaran uang kuliah ASLI pada formulir permohonan cuti dan mengurus penyelesaian pembayaran cuti tersebut ke Bagian Keuangan. Selanjutnya mahasiswa mengikuti prosedur 5 dan 6;
8. Bagi mahasiswa yang DICUTIKAN karena tidak mengambil KRS sampai dengan batas waktu yang ditentukan, uang cuti dapat dibayarkan dengan memotong uang kuliah yang sudah dibayarkan. Mahasiswa yang DICUTIKAN harus tetap mengikuti prosedur cuti dan melampirkan bukti pembayaran uang kuliah ASLI pada permohonan cuti dan mengurus penyelesaian pembayaran cuti tersebut ke Bagian Keuangan. Selanjutnya mahasiswa mengikuti prosedur 5 dan 6;
9. Mahasiswa yang tidak mempunyai KRS tetapi tidak mengajukan permohonan cuti sampai dengan batas waktu yang ditentukan dinyatakan TIDAK AKTIF kuliah.

* Informasi Lebih lanjut bisa diperoleh pada layanan ICU Fakultas Teknik

PenanggungJawab Cuti Akademik

PJ Cuti Akademik pada BAAK adalah Bapak/Ibu XXXXX yang bertanggung jawab terhadap proses Cuti Akademi selama semester berjalan.

* Informasi Lebih lanjut bisa diperoleh pada layanan ICU Fakultas Teknik

.