Bentrok Ujian

Pengurusan Ujian Bentrok
Mahasiswa yang mengambil mata kuliah di kelas yang lebih atas atau mengulang di kelas yang lebih bawah, ada kemungkinan jadwal ujiannya bentrok (dua atau lebih mata ujian bersamaan waktu ujiannya). Bagi mahasiswa yang jadwal ujiannya bentrok, wajib melapor dan mengisi formulir yang disediakan oleh BAAK sesuai dengan batas waktu yang ditentukan.

Prosedur Pengurusan Ujian Bentrok
• Isilah form pengurusan ujian bentrok dengan lengkap dan benar (kesalahan pengisian tidak menjadi tanggung jawab BAAK);
• Jika dalam satu hari terdapat lebih dari dua mata ujian, isilah seluruh jadwal ujian yang akan diikuti pada hari tersebut;
• Periksalah kembali data isian anda;
• Setelah mengisi form, perhatikan petunjuk untuk langkah selanjutnya;
• Untuk pengambilan Surat keterangan ujian bentrok di loket BAAK, diwajibkan membawa ‘lembar pengisian form online’;
• Jadual dapat diambil satu hari sebelum ujian dimulai di BAAK;
• Selama ujian berlangsung jadual dapat diambil di Sekretariat Dosen / Panitia Ujian.

* Informasi Lebih lanjut bisa diperoleh pada layanan ICU Fakultas Teknik

Ujian Susulan

Setiap mahasiswa wajib mengikuti ujian sesuai dengan jadwal. Mahasiswa yang tidak hadir pada waktu ujian, karena sesuatu hal, dinyatakan batal ujian. Ujian susulan atau ujian tersendiri di luar jadwal yang telah ditentukan, hanya dipertimbangkan untuk diselenggarakan, jika ada kasus yang sangat khusus. Kasus sangat khusus dan prosedur pengajuan ujian susulan tersebut dapat dilihat pada Prosedur Ujian Susulan.

A. Kasus yang diperbolehkan untuk mengikuti ujian susulan diantaranya
1. Apabila pada saat pelaksanaan ujian berlangsung mahasiswa menderita Sakit yang kondisinya tidak memungkinkan mahasiswa tersebut untuk mengikuti ujian pada hari ujian yang sudah ditentukan (Sakit yang membutuhkan perawatan Rumah Sakit, Sakit Typhus, Sakit Cacar, atau Penyakit Menular lainnya) untuk beberapa kasus tertentu bisa dipertimbangkan. (Dibuktikan dengan syarat Surat keterangan Rawat inap dari RS, rincian biaya perawatan dari RS, Hasil Lab untuk kasus Typhus dll yang dianggap perlu).

2. Apabila pada saat pelaksanaan ujian berlangsung ada keluarga dari mahasiswa yang terkena kemalangan (anggota keluarga meninggal dunia) (dibuktikan dengan adanya Surat keterangan meninggal dunia dari pejabat kelurahan/desa setempat, fotocopy Kartu Keluarga dll. yang dianggap perlu).

3. Apabila pada saat pelaksanaan ujian berlangsung mahasiswa sedang melaksanakan ibadah Haji (dibuktikan dengan syarat fotocopy surat keterangan melakukan perjalanan ibadah haji dari lembaga yang bersangkutan dll yang dianggap perlu).

B. Prosedur pengajuan ujian susulan antara lain:
1. Melapor ke BAAK paling lambat pada hari terakhir pelaksanaan ujian
2. Orang Tua/ Wali Membuat Surat permohonan untuk ikut ujian susulan yang ditujukan kepada kepala BAAK
3. Foto Copy KRS yang masih aktif pada semester yang bersangkutan
4. Melengkapi persyaratan sesuai dengan kasus diatas
Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi petugas BAAK di lokasi Pelayanan mahasiswa.

* Informasi Lebih lanjut bisa diperoleh pada layanan ICU Fakultas Teknik

PenanggungJawab Ujian Bentrok dan Ujian Susulan

PJ Ujian Bentrok dan Ujian Susulan pada BAAK adalah Bapak/Ibu XXXXXXX yang bertanggung jawab terhadap proses pengurusan Ujian Bentrok dan Ujian Susulan bagi mahasiswa.

* Informasi Lebih lanjut bisa diperoleh pada layanan ICU Fakultas Teknik

PenanggungJawab Kasus Ujian

PJ Kasus Ujian pada BAAK adalah Bapak/Ibu XXXXXX yang bertanggung jawab mengurus kasus ujian yang dilakukan oleh mahasiswa selama proses ujian.

* Informasi Lebih lanjut bisa diperoleh pada layanan ICU Fakultas Teknik

.